Saya mencoba menulis artikel yang berkaitan dengan salah satu penyakit yang paling mematikan di dunia yaitu penyakit Kanker tepatnya Kanker Paru-Paru.
Alasan saya memilih judul ini dilatar belakangi pengalaman Bapak saya yang menderita Kanker Paru hingga akhirnya merenggut nyawa beliau.
Gejala-gejala kanker paru bervariasi tergantung dari dimana dan berapa luas tersebarnya tumor. Tanda-tanda peringatan dari kanker paru tidak selalu hadir atau mudah diidentifikasikan. Seseorang dengan kanker paru mungkin mempunyai macam-macam dari gejala-gejala berikut:
- Tidak ada gejala-gejala: Pada sampai dengan 25% dari orang-orang yang mendapat kanker paru, kanker pertama kali ditemukan pada suatu x-ray dada dan CT scan secara rutin sebagai suatu massa kecil yang terpencil kadangkala disebut suatu luka coin (coin lesion). Pasien-pasien ini dengan massa-massa tunggal yang kecil seringkali melaporkan tidak ada gejala-gejala kanker paru pada saat itu ditemukan.
- Gejala-Gejala yang berhubungan dengan kanker: Pertumubuhan kanker dan penyerangan (invasi) jaringan-jaringan paru dan lingkungan-lingkungannya mungkin mengganggu pernapasan, menjurus pada gejala-gejala seperti batuk, sesak napas, mencuit-cuit (wheezing), nyeri dada, dan batuk darah (hemoptysis). Jika kanker telah menyerang syaraf-syaraf, contohnya, ia mungkin menyebabkan nyeri pundak yang bergerak kebawah bagian luar lengan (disebut Pancoast’s Syndrome) atau kelumpuhan pita-pita suaru menjurus pada suara serak (parau). Penyerangan kerongkongan mungkin menjurus pada kesulitan menelan (dysphagia). Jika suatu saluran udara yang besar terhalangi, mengempisnya sebagian dari paru mungkin terjadi dan menyebabkan infeksi-infeksi (abscesses, pneumonia) pada area yang terhalangi.
- Gejala-Gejala yang berhubungan dengan metastasis: Kanker paru yang telah menyebar ke tulang-tulang mungkin menghasilkan sakit yang sangat menyiksa pada tempat-tempat tulang yang terlibat. Kanker yang telah menyebar ke otak mungkin menyebabkan sejumlah gejala-gejala penyakit syaraf yang mungkin termasuk penglihatan yang kabur, sakit kepala, serangan-serangan (seizures), atau gejala-gejala stroke seperti kelemahan atau mati rasa pada bagian-bagian tubuh.
- Gejala-Gejala Paraneoplastic: Kanker-kanker paru seringkali diiringi oleh apa yang disebut paraneoplastic syndromes yang berakibat dari produksi unsur-unsur yang menyerupai hormon oleh sel-sel tumor. Paraneoplastic syndromes terjadi paling umum dengan SCLC namun mungkin terlihat dengan tipe tumor mana saja. Suatu paraneoplastic syndrome yang umum yang dikaitkan dengan SCLC adalah produksi dari suatu hormon yang disebut adrenocorticotrophic hormone (ACTH) oleh sel-sel kanker, menjurus pada pengeluaran hormon kortisol yang berlebihan oleh kelenjar-kelenjar adrenal (Cushing’s syndrome). Sindrom paraneoplastik (paraneoplastic syndrome) yang paling sering terlihat dengan NSCLC adalah produksi dari suatu unsur serupa dengan hormon paratiroid, berakibat pada tingkat-tingkat kalsium yang meningkat dalam aliran darah.
- Gejala-Gejala Nonspesifik: Gejala-gejala nonspesifik yang terlihat dengan banyak kanker-kanker termasuk kanker paru meliputi kehilangan berat badan, kelemahan, dan kelelahan. Gejala-gejala psikologi seperti depresi dan perubahan-perubahan suasana hati adalah juga umum.
Hingga Januari 2012 batuk bapak belum juga reda, kami pun kembali membawanya berobat ke dokter di klinik tersebut. Dokter di klinik hanya menyebutkan bahwa kemungkinan beliau hanya terkena batuk tahunan saja, sehingga kami pun merasa tenang dan tidak menaruh curiga sedikit pun.
Kemudian suatu hari beliau mengalami batuk panjang di sertai dahak yang berdarah, tepatnya di bulan april 2012. Barulah disini kami menaruh curiga, dan memeriksakan beliau ke Rumah Sakit dari hasil CT Scan di ketahui bahwa ada kelebihan cairan di paru-paru dan harus melakukan penyedotan cairan. Kami menyetujui saran dokter untuk melakukan penyedotan cairan tersebut. Seminggu sesudah penyedotan cairan dokter kembali melakukan CT Scan dan mememukan adanya benjolan di paru-paru beliau yang diperkirakan Tumor, setelah hampir 3 Pekan di RS dokter mengatakan bahwa beliau terkena kanker paru stadium 4, kemungkinan untuk sembuh sangat tipis dan dokter sudah tidak menganjurkan kemoterapi.
Namun, karena alasan tertentu kami memutuskan untuk melakukan kemoterapi harusnya beliau menjalani 4 kali kemoterapi tetapi tubuhnya tidak mampu lagi menerima obat-obatan kemoterapi sehingga hanya mampu menjalani 2 kali kemoterapi. Hanya berselang 4 bulan setelah kemoterapi terakhir di lakukan, beliau pun menghadap sang khalik.
Kanker paru yang di derita almarhum ini berkaitan dengan kebiasaan buruknya di masa muda yang merupakan perokok aktif hingga setahun sebelum kepergiannya kurang lebih 45 tahun sebagai perokok aktif, bisa di bayangkan sudah berapa banyak racun yang mengendap di paru-paru beliau selama 45 tahun terakhir. Berikut ini penyebab atau pemicu penyakit kanker :
- Merokok, ini adalah penyebab utama penyakit ini. Semakin banyak anda merokok maka semakin tinggi pula resiko terhadap penyakit ini. Rokok rendah TAR sama sekali tidak menurunkan resiko serangan kanker paru.
- Terkena paparan bahan kimia seperti vinil klorida, produk batubara, bensin, asap knalpot, berilium, uranium dan lain sebagainya.
- Riwayat keluarga.
- Kadar arsenik dalam minuman
- Terapi radiasi, hal ini bisa terjadi karena efek samping pengobatan kanker atau tumor yang menggunakan terapi penyinaran
- Menghirup udara yang tercemar, Peranan polusi udara sebagai penyebab kanker paru-paru masih belum jelas. Beberapa kasus terjadi karena adanya pemaparan oleh gas radon di rumah tangga.
- Kadang kanker paru (terutama adenokarsinoma dan karsinoma sel alveolar) terjadi pada orang yang paru-parunya telah memiliki jaringan parut karena penyakit paru-paru lainnya, seperti tuberkulosis dan fibrosis.
- Suatu batuk gigih yang baru atau memburuknya suatu batuk kronis yang telah ada,
- Darah dalam dahak,
- Bronchitis yang gigih atau infeksi-infeksi pernapasan yang berulang-ulang,
- Nyeri dada,
- Kehilangan berat badan yang tidak dapat dijelaskan dan/atau kelelahan, dan/atau,
- Kesulitan-kesulitan benapas seperti sesak napas atau mencuit-cuit (wheezing).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar